Jadilah pembelajar yang mampu mengamalkan!

Hidup memang penuh liku dan perubahan, sesuatu yang kita citakan belum tentu menjadi bagian dari kehidupan kita kelak, justru cita yang tak tergambarkan sebelumnya yang malah menjadi bagian yang harus kita jalani dan tekuni. Hadapi saja dan kreatif membuat peluang, itu yang perlu kita siapkan.

Hitam kehidupan, siapa yang ingin larut di dalamnya? Tidak, terbayang saja rasanya enggan, apalagi sampai terjadi. Tapi itu bagian yang dulu aku lalui dan kini menjadi tapak-tapak penyesalan yang hanya bisa ditangisi dan diupayakan perbaikannya. Mengenang sejenak, mungkin baik bagi kita. Agar perjalanan yang kita tempuh dan akan kita tempuh terpicu untuk memotivasi diri, setidaknya terbersit angan: “tak ingin terulang dan terpatri taubat!”

Kini aku bukan aku yang dulu, bukan pula aku yang tak berdaya dengan kemilau duniawi. Berat juga, apalagi diusia senja aku baru mengenal “diri sendiri”. Namun tak ada kata terlambat, ya…maju tak gentar…!!!

Wah… sekarang aku ingin hidup lagi. Hidup sebagai hamba Alloh yang insya Alloh diberi nikmat untuk selalu bersabar, teguh menuntut ilmu, mengamalkan dan insya Alloh mendakwahkan.

Aku kini dapat belajar dari bagian diriku yang bukan diriku sendiri, ya… dia adalah penerus keturunanku. Semoga aku bisa menjadi pendidik yang baik, bijak, dan bisa memberi bekal ilmu bagi tunas-tunas pribadiku.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: